Situasi Di Tempat Kerja Dengan Pekerjaan Yang Menumpuk Dan Membosankan
Menumpuk Dan Membosankan
Tempat kerja bagi seorang mahasiswa untuk kelas regular
yaitu di rumah, di kampus, organisai dan pada kerjaan part time. Kali ini saya
akan membagikan kegiatan saya pada saat situasi di tempat kerja dengan
pekerjaan yang menumpuk dan membosankan.
Sebagai anak laki-laki terakhir di rumah, tugas saya
adalah membantu membersihkan serta menjaga kerapian pada rumah. Setiap pagi, saya
selalu di bangunkan ketika ada keperluan yang ada. Terkadang semua pekerjaan
itu dikerjaan disaat situasi hati saya sedang tidak nyaman dan bosan.
Hal yang pertama saya lakukan adalah, saya melihat
pekerjaan mana dahulu yang dapat di kerjakan dengan cepat, lalu akan di
lanjutkan kepada pekerjaan yang memiliki waktu yang cukup memakan waktu. Hal
itu saya selingi dengan adanya musik yang saya putar adar saya tidak bosan
untuk mengerjakannya.
Terkadang pula disamping saya membereskan rumah, sebagai
mahasiswa saya juga harus mengerjakan tugas perkuliahan. Keluarga saya sangat
mengerti ketika saya sedang mengerjakan tugas, dan saya di fokuskan untuk tidak
di beri pekerjaan rumah ketika saya sedang mengerjakan tugas.
ketika di kampus, ada beberapa dosen yang ketika
masuk pada saat itu lagsung memberikan tugas dan tugas itu harus di kumpulkan
pada hari itu juga, begitu juga dengan dosen lain yang sudah memberikan tugas
sebelumnya dan di kumpulkan pada hari bersamaan. Sebagai mahasiswa saya tidak
luput dari kata tanggung jawab, cara mengatasi tugas yang saya dapatkan ialah
saya akan mengerjakan tugas yang saya kuasai dahulu, lalu untuk yang tidak saya
kuasai yaitu belakangan saya kerjakan. saya mengerjakannya dengan adanya musik
yang saya putar. Ketika sudah mulai jenuh, saya tinggalkan tugas itu sebentar
dan melakukan aktivitas lain. mulai dari main handphone, makan, menonton TV,
dll.
Ketika di organisasi, saya pernah mengetuai event
suatu program kerja yang sudah di susun, yaitu suatu program kerja olahraga dan
seni. Suatu hal yang baru yang saya dapatkan sebelumnya, karena saya belum
mengetahui bagaimana untuk merangkai kegiatan bagaimana cara untuk menyelenggarakan
acara tersebut. Ketika saya mengerjakan ini dan tak luput dari sebuah argument yang
datang dan sebuah konflik bercampur aduk, cara saya untuk menyelesaikan
pekerjaan menumpuk dari memikirkan konsep, dana, kegiatan, sosialisai yaitu
dengan cara saya menenangkan diri saya dan menjauhi dari sebuah aktivitas yang
ada. Saya berfikir saya tidak bias lari dan saya harus menyelesaikan ini semua
karena ini adalah tanggung jawab saya, maka dari itu event ini berjalan dengan
baik hingga akhir.
Saya pernah bekerja tambahan sebagai intv poling dan
interviewer pada media kompas. pekerjaan saya pun bertambah. Disaat saya
menjadi interviewer waktu itu di awal-awal saya menjabat, lingkungan kerja itu
bukanlah lingkungan yang saya inginkan.
Pernah saya juga ditugasi untuk turun ke lapangan, pekerjaan
ini di berikan waktu satu hari. Saya harus mendapatkan empat responden dan
mengambil data yang ada pada wilayah tersebut. Di hari itu saya harus memberikan
laporan kepada kantor secara keseluruhan. Itu benar-benar pekerjaan yang
menumpuk. Pertama saya harus mendapatkan empat responden karena responden itu
akan di dapatkan datanya dan di berikan kepada kantor melalui online dengan
batas waktu 2 jam. Setelah saya mendapatkan empat responden maka saya melanjutkan
untuk mendapatkan data masyarakat yang terdapat pada wilayah tersebut. Sudah selesai
untuk pekerjaan lapangan maka saya
melaporkan kepada kantor dengan jarak yang cukup lumayan jauh dari lokasi yang
di berikan kepada saya.
Kesimpulan yang dapat diambil dari beberapa
pengalaman saya akan kiat-kiat berada di situasi di tempat kerja dengan
pekerjaan yang menumpuk dan membosankan adalah menyadarinya bahwa pekerjaan itu
adalah tanggung jawab kita. Lalu kerjakan pekerjaan itu, pada saat pengerjaan
bisa diselingi aktivitas-aktivitas yang anda sukai. Jika sudah merasa jenuh
lebih baik berenti sebentar dan lakukan kembali ketika pikiran sudah jauh lebih
baik dan siap untuk mengerjakannya kembali.
Komentar
Posting Komentar