SIKAP MENGHARGAI WAKTU

SIKAP MENGHARGAI WAKTU
Pada Penulisan kali ini saya akan membagi pengalaman saya tentang “sikap menghargai waktu”. Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas softskill saya. menghargai waktu menurut saya adalah ketika seseorang dapat menggunakan waktunya untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat. Dalam kehidupan manusia memang tidak ada waktu yang tidak berkualitas karena waktu merupakan sesuatu yang berharga untuk dimanfaatkan dalam kehidupan manusia.
Waktu itu sungguh sangat beharga dan tidak ternilai, kenapa? Karena waktu itu hanya terjadi sekali dan tidak akan pernah bisa kembali ke waktu sebelumnya. Menghargai waktu juga berkaitan dengan menghargai diri sendiri, contohnya mengisi kekosongan waktu dengan hal yang tidak berguna dan tidak melakukan hal hal yang tidak ada gunanya yang berakibat buruk pada masa mendatang.
Saya sendiri masih sering menyepelekan waktu sampai sekarang, saya masih sering bermalas-malasan padahal masih ada pekerjaan yang harus di kerjakan, menunda-nunda mengerjakan tugas perkuliahan, bermain handphone seharian dan masih banyak lagi. Rasa malas adalah faktor utama diri saya dalam masalah ini. Saya masih sulit dalam mengendalikan rasa malas saya. Dampak menyepelakan waktu ini sangat terasa bagi saya pada pagi hari yang susah bangun, ketika bangun malah tidur lagi, dan tidak mau bangkit dari kasur. Saya menjadi khawatir akan masa depan saya karena di waktu lampau saya tidak belajar dengan giat agar saya mendapat skill yang mumpuni dalam menghadapi dunia pekerjaan setelah saya kuliah.
        Dalam penulisan kali ini siikap penghargai waktu yang akan saya ceritakan adalah ketika saya memasuki sebuah organisasi pada gereja saya. Pada suatu hari saya di tunjuk untuk menjadi ketua salah satu event perlombaan olahraga dan seni dalam jajaran wilayah gereja. Event ini memiliki 5 perlombaan yaitu 3 olahraga dan 2 seni, Ketika saya menjalani jabatan tersebut saya sempat mengulur apa yang harus di kerjakan, hingga pada suatu saat pekerjaan yang harus sudah selesai tidak kunjung saya kerjakan akibat mengulurnya waktu yang saya sepelekan. lalu saya sadar ketika saya mengulur pekerjaan yang harus sudah di kerjakan nantinya akan tidak beraturan untuk kedepannya dan akan keteteran dalam menyusun sebuah acara ini.
        Lalu mulai sekarang hal-hal yang menyangkut dengan waktu harus kita sikapi dengan baik, mulai dari datang tepat waktu, melakukan hal-hal yang positif, bangun pagi, berolahraga pagi, dll. Dalam sikap menghargai waktu ini saya memberikan 4 hal yang membuat seseorang itu terbiasa menunda yaitu capek, perfeksionist, tidak tahu caranya dan tidak fokus.
Adapun cara untuk mengatasi 4 hal tersebut yaitu sebagai berikut :
1. Karena Lelah
Pada dasarnya lelah itu disebabkan oleh kondisi badan kita yang kurang fit. Untuk mengatasi lelah tersebut adalah dengan mengurangi konsumsi daging dan perbanyak konsumsi sayur segar, buah segar. Selain itu, perbanyak juga minum air putih. Hal ini akan membuat tubuh kita menjadi fit kembali.
2. Karena Perfeksionist
Sifat perfeksionis adalah sifat yang menginginkan hasil yang sempurna untuk suatu pekerjaan. Sifat perfeksionis ini sering kali membuat orang jadi menunda pekerjaannya. Karena sifat perfeksionist ini, seseorang jadi kebanyakan mikir, sehingga dia tidak melakukan tindakan apapun.
Supaya kita tidak perfeksionist, caranya kerjakan saja dulu. Mengenai hasilnya, itu akan tergantung seberapa besar progres kita. Jika kita terlalu ingin hasilnya sempurna maka fokus kita tidak akan beranjak dari hal tersebut. Akibatnya, kita jadi mengabaikan hal-hal penting lainnya.
Jadi, tidak usah pikirkan hasilnya dulu, tapi kerjakanlah dengan fokus dan terarah. Mengenai hasilnya, nanti bisa kita evaluasi di kemudian hari. Dengan begitu, kita tidak membuang waktu yang ada.
3. Tidak tahu caranya
Sering kali orang menunda suatu pekerjaan karena tidak tahu caranya. Jika kita tidak tahu caranya, kita perlu bertanya kepada orang yang lebih tahu. Misalnya, kita ingin mendalami ilmu komputer tapi kita tidak tahu caranya, akibatnya kita jadi malas untuk mempelajarinya.
Untuk mengatasi hal tersebut, kita bisa bertanya dengan orang yang sudah mahir komputer. Selain itu, kita bisa beli buku, ebook atau video tutorial yang membahas tentang itu, atau bisa juga dengan mengikuti kursus.
Jangan biarkan fikiran kita tertanam mindset negatif yang mengatakan aku tak mampu, aku tak bisa. Hal ini akan membuat kita jadi menunda suatu pekerjaan. Pada dasarnya selalu ada cara untuk mengerjakan sesuautu, kita hanya perlu bertanya kepada yang terbaik atau orang yang lebih berpengalaman di bidang itu. Jadi, jangan malu untuk bertanya jika kita tidak tahu caranya.
4. Tidak fokus
Tidak fokus juga sangat berpengaruh bagi seseorang dalam menunda pekerjaan. Sering kali orang menunda pekerjaan dikarenakan stres memikirkan masalah kehidupannya, baik itu masalah keluarga, pacar, teman dan lain-lain
Sering kali orang menyesali masa lalu yang pahit, sehingga membuat dia trauma, stres dan depresi. Cara mengatasinya adalah dengan mengendalikan fikiran kita dengan baik.
Coba selesaikan masalah kita disaat masalah itu terjadi, sehingga kita tidak akan memikirkannya lagi di kemudian hari. Dengan begitu, masalah tersebut tidak menganggu fokus kita dalam melakukan suatu pekerjaan


Komentar